Connect with us

Uncategorized

Sosialisasi 4 Pilar, Sturman Panjaitan SH Ajak Masyarakat Batam Jaga Kebhinekaan

Sosialisasi 4 Pilar, Sturman Panjaitan SH Ajak Masyarakat Batam Jaga Kebhinekaan

Wakil Rakyat di DPR RI Senayan Jakarta yang juga Politisi PDI Perjuangan, Mayjen TNI. Mar (Purn) Sturman Panjaitan, S.H Anggota MPR/DPR RI periode 2019 – 2024, ini berkesempatan mengunjungi konstituennya di Kota Batam, PRovinsi Kepulauan Riau, Jumat 12 Maret 2021, dan salahsatu kegiatan tersebut yaitu Sosialisasi 4 Pilar MPRRI yang diikuti warga masyarakat Kota Batam.

Kunjungan ke Kota Batam tersebut, juga telah menjadi agenda yang digelar oleh Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan yang juga sebagai anggota Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI) ini, dimana dalam paparannya menjelaskan, bahwa Bangsa Indonesia harus tetap utuh dan kuat, bila pilarnya kuat. Ibarat sebuah bangunan, akan kokoh bila tiangnya kokoh. Namun sebaliknya, jika pilar tak kokoh maka bangunan akan mudah runtuh.

Empat pilar kebangsaan tersebut adalah Pancasila, Undang-undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan Bhineka Tunggal Ika. Empat pilar inilah yang harus dijaga dan dipelihara oleh seluruh rakyat Indonesia, nilai-nilai yang terkandung dalam empat pilar ini, harus menjadi kekuatan kita sebagai bangsa, untuk menghadapi berbagai tantangan baik dari luar maupun dari dalam negeri sendiri.

Pancasila sebagai dasar dan ideologi Negara, semestinya dilaksanakan dalam kehidupan pribadi, berkeluarga, bermasyarakat, berbangsa dan bernegara, dimana pada Sila Pertama, akan mampu menjadikan kita bangsa yang religius. Kita harus bisa saling menghormati dan menghargai dalam melaksanakan ibadah agama masing-masing, mari jaga kerukunan umat beragama dan membangun toleransi yang tinggi.

Dalam kesempatan tersebut Sturman Panjaitan, S.H.juga mengajak Masyarakat Batam untuk bersatu melawan paham radikal yang saat ini tengah mencoba menggoyangkan ideologi negara yakni Pancasila. Kita harus melawan paham radikalisme atau pihak intoleran lainnya, demi mencegah adanya perpecahan di dalam negeri ini. Untuk itulah peranserta masyarakat juga dibutuhkan dalam mencegah perpecahan, dengan tetap menjaga persatuan dan kesatuan dan memerangi adanya berita bohong atau hoax, yang dihembuskan oleh orang-orang tidak bertanggungjawab.

Negara Indonesia lahir bukan karena perjuangan oleh satu kelompok saja, akan tetapi semua masyarakat tanpa memandang suku, agama, ras dan antar golongan. Oleh karena itu semua perjuangan para pahlawan kusuma bangsa harus di jaga, melalui semangat dalam merawat NKRI, Pancasila, UUD 1945, dan Bhineka Tunggal Ika, tegasnya. (Red).

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Advertisement

More in Uncategorized