Connect with us

Uncategorized

Disela Wisuda Unindra, LL-DIKTI Siap Buka Dialog Menanggapi Permendikbudristek Tentang Gaji Dosen

LL-DIKTI Siap Buka Dialog Menanggapi Permen Gaji Dosen

Disela acara Wisuda Unindra di Sasono Utomo, Taman Mini Indonesia Indah. Selasa 8 Oktober 2024, Kepala LL-DIKTI Wilayah III Jakarta yang diwakili Tri Munanto, SE.M.Ak mengaku siap membuka pintu dialog menyikapi adanya keluhan dengan keluarnya beberapa Peraturan Menteri Permendikbudristek, khususnya menyangkut gaji dosen yang harus sesuai standar Upah Minimum Provinsi.

Kebijakan baru tersebut menyikapi perubahan yang terus terjadi begitu cepat, sehingga banyak hal baru yang terjadi di akhir-akhir ini, dan banyak kebijakan baru, namun kami tetap terbuka pada ruang dialog, dengan seluruh dosen maupun mahasiswa untuk bersama-sama membangun serta meningkatkan mutu pendidikan tinggi di Jakarta secara kolektif, ungkapnya .

Dan pesan bagi mahasiswa yang akan diwisuda hendaknya tidak berhenti belajar hingga disini, kalau selama ini belajar di Kampus maka besuk belajarnya dalam kehidupan yang sebenarnya. Dan terimakasih pada seluruh dosen yang telah mengawal hingga para mahasiswa bisa sampai pada proses wisuda, paparnya.

Sementara Rektor UNINDRA, Prof. H Sumaryoto dalam sambutan saat melepas Wisudawan ke 93, serta laporan akademik mengungkapkan terkait progress di Unindra, dengan penerimaan mahasiswa baru tahun akademik 2024 – 2025 dengan perincian mahasiswa baru berjumlah 10.205 mahasiswa baru, ditambah mahasiswa semester 3,5 dan 7, berjumlah 29.088, serta mahasiswa yang belum menyelesaikan tugas akademik/cuti, maka pada pangkalan data LL-DIKTI berjumlah 42.741 Mahasiswa, semetara dosen di Unindra ada 1.129 orang dosen, sehingga rasio dosen 1: 38, sehingga telah memenuhi ketentuan.

Dan dengan persyaratan dosen harus S3, maka Unindra telah bekerjasama dengan 8 perguruan tinggi, untuk studi lanjut perguruan tinggi agar para dosen yang saat ini masih S2 segera menyelesaikan program Doktor (S3). Dan menyangkut penambahan program studi baru, Unindra telah menambah 3 Prodi, yaitu prodi Sistem inisformasi, manajemen retail dan bisnis Ditigal, maka tahun ini telah ditambah prodi Sain Data, dan yang kita tunggu adalah prodi Pendidikan Profesi Konselor (PPK), dan kita bersyukur untuk program S3 tahun lalu juga sudah memiliki ijin, sehingga tahun ini Unindra juga telah menerima mahasiswa baru untuk prodi Doktor (S3), dan karena di batasi, maka kita hanya menerima 10 orang, sehingga program studi di Unindra saat ini berjumlah 22 Program Studi, ungkap Prof Sumaryoto.

Saat ini Kementerian Ristek dan Dikti kembali menerbitkan Permen no.44 tahun 2024, tentang karir dosen dan penghasilan dosen, dan yang jadi masalah adalah penghasilan dosen, di aturan yang baru ditetapkan bahwa penghasilan dosen atas gaji pokok dan tunjangan minimal sama dengan UMP, maka untuk mengikuti aturan yang baru, maka dengan sangat terpaksa SPP seluruh mahasiswa Unindra akan naik, baik mahasiswa lama maupun mahasiswa baru, namun dilihat besaran nominal biaya kuliah di Unindra masih sangat terjangkau, dan meskipun naik 30 – 35% juga masih rendah.

Namun kita akan mengajak seluruh civitas, baik dosen maupun perwakilan mahasiswa kita ajak untuk duduk bareng menentukan besarannya, dan kami yakin biaya kuliah di Unindra masih paling baik dan paling murah, dan sebenarnya sebagaimana aturan sebelumnya, bahwa gaji pokok dosen harus sama dengan dosen di Perguruan Tinggi Negri, dan kita telah menetapkan aturan tersebut, namun kenapa aturan yang baru harus sesuai UMP, ini akan menimbulkan ketimpangan, antara gaji Dosen Perguruan Tinggi Swasta dengan Negeri, dan atas nama lembaga Unindra, kami mengucapkan terimakasih kepada orang tua mahasiswa, yang telah mempercayakan kepada Unindra, dan saat ini akan diwisuda menjadi Sarjana, serta akan kembali ke keluarga dan mengabdikan diri ketengah masyarakat, ungkapnya.

Ketua Pengurus Yayasan Pembina Lembaga Pendidikan Perguruan Tinggi (YPLP-PT) PGRI Jakarta, Drs H Diding Zainudin, MM juga mengapresiasi seluruh Pimpinan, Dosen serta Mahasiswa Unindra sehingga saat ini Unindra telah menambah 4 Prodi baru, bahkan Unindra diperdaya pemerintah untuk membuka program S3, hal ini menjadikan perguruan tinggi PGRI pertama dari seluruh perguruan tinggi PGRI dari seluruh Indonesia, yang membuka program Doktor (S3), untuk itu kami mengapresiasi bapak Rektor bersama para dosen dan jajarannya.

Kita bersyukur Unindra telah meraih berbagai prestasi baik ditingkat provinsi maupun nasional, ini berkat kerja keras seluruh civitas Unindra, dan dalam pelaksanaan Tri Darma Perguruan Tinggi, Unindra telah berpartisipasi dalam pelestarian seni budaya, melalui pergelaran Wayang Kulit, ini wujud kepedulian sosial.dan bagi para Wisudawan yang akan masuk di dunia kerja hendaknya bisa melakukan adaptasi, dan lakukan penyesuaian sebagaimana hasil pembelajaran di Unindra, untuk bisa sampai pada peningkatan kualitas dan integritas, bangunlah suasana yang kondusif penuh kepekaan di lingkungan kita, bangun juga sikap rendah hati, pintanya.

Ketua PGRI Provinsi Daerah Khusus Jakarta Dr. H Adi Dasmin, MM, mengungkapkan terimakasih kepada seluruh civitas Unindra yang telah bekerja dengan baik, sehingga para alumni juga bisa menunjukkan kinerjanya dengan baik, hingga mendapatkan gelar akademik yang bermartabat, ada yang meraih gelar Sarjana dan ada yang meraih gelar Magister, sehingga dengan ilmu yang diraih maka akan meningkatkan derajat seseorang, sehingga dapat memutuskan secara adil dan bijak, serta mampu menciptakan perubahan yang berdampak di era digital saat ini, maka teruslah menambah ilmu, karena ilmu adalah kekuatan, hingga dapat membawa perubahan di masa depan, semoga ilmu yang telah diraih dapat menjadikan manusia yang siap berkontribusi bagi masyarakat, bangsa dan negara, teruslah bekerja keras agar apa yang kita cita-citakan bisa tercapai, dan marilah bersyukur agar dimudahkan jalan kita dan diberi nikmat, pinta H Adi Dasmin. (Red)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Advertisement

More in Uncategorized