Uncategorized
PERGURUAN TINGGI SWASTA DITUNTUT UNTUK MEMBUKA DIRI BERKOLABORASI DAN BERSINERGI DENGAN SELURUH PEMANGKU KEPENTINGAN KHUSUSNYA DARI INDUSTRI DAN MITRA STRATEGIS
.
Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia DKI JAKARTA, hari ini,Rabo 25 Juni 2025 menggelar Lokakarya Nasional , Lokakarya yang bertemakan MENGUKUHKAN AKREDITASI DAN MENCIPTAKAN KAMPUS BERDAMPAK MELALUI KOLABORASI STRATEGIS. Lokakarya Nasional yang berlangsung di Kampus Institut IPMI dihadiri lebih dari 50 peserta perwakilan Perguruan Tinggi Swasta di DKI JAKARTA serta sejumlah perwakilan APTISI dari berbagai bagai daerah di Indonesia.
Ketua APTISI DKI JAKARTA, Prof. Dr.Ir. Raihan,M.Si. dalam sambutannya mengatakan, dimana perguruan tinggi swasta dituntut untuk membuka diri berkolaborasi dan bersinergi dengan seluruh pemangku kepentingan khususnya dari industri dan mintra strategis .Sinergi antara perguruan tinggi dengan mitra adalah penting karena pertama mengukuhkan akreditasi, bahwa akreditasi tasi bukan hanya pembukuan dokumen namun cerminan kualitas tri dharma perguruan tinggi dimana keterlibatan industri dan mitra dalam kurikulum, penelitian maka dan penyerapan lulusan secara langsung meningkatkan relevansi dan daya saing program studi kita. Dibagian lain dalam sambutannya reset dan inovasi yang kita hasilkan relevan dengan kebutuhan pasar dan lulusan kita memiliki kompetensi yang dibutuhkan dunia kerja, tentu membangun sinergi bukanlah tanpa tantangan dibutuhkan komitmen kreativitas,dan fleksibilitas dari semua pihak, perguruan tinggi harus lebih adaptif terdapat perubahan terhadap perubahan kebutuhan industri dan industri perlu terbuka untuk investasi mengembangkan sumber daya manusia melalui jalur pendidikan.
Tujuan APTISI DKI Jakarta dalam lokakarya ini juga sesuai dengan program-program pemerintah yang berkaitan dengan lembaga yang menentukan program program magang bagi mahasiswa oleh karena itu bisa dimanfaatkan bagi siswa untuk melaksanakan di beberapa perusahaan yang ikut pada hari ini . mengantisipasi segala sesuatu yang berkembang pada hari ini sehingga tujuan pembangunan nasional pendidikan khususnya pendidikan tinggi lebih berdampak di dalam pengembangan apa namanya menciptakan alumni-alumni yang punya kualitas.
Dewan Penasehat APTISI DKI Jakarta yang juga Rektor Institut IPMI ,Prof.Ir.M.Aman Wirakartakusumah.M.Sc.Ph.D, bagi perguruan tinggi swasta yang menjadi salah satu tulang punggung pendidikan tinggi nasional dihadapan berbagai tuntutan regulasi mulai penerapan standart nasional perguruan tinggi , indikator kerja utama hingga sistem penyebaran mutu internal dan external melalui BAN PP dan lembaga aktivitas mandiri. Di bagian lain Rektor Institut IPMI, mengungkapkan semua ini menuntut kita tidak hanya patuh secara administratif juga unggul secara substantif. Ditengah tantangan tersebut PTS semakin strategis kita dituntut tidak hanya memenuhi standar bahkan mampu melalui ekspetasi dengan pelaksanaan Tri Darma Perguruan Tinggi baik pendidikan , penelitian maupun pengabdian kepada masyarakat yang berdampak terhadap kemajuan bangsa. Oleh karena itu, tema lokakarya ini sangat relevan dan strategis dimana sinergi, antara, perguruan tinggi dunia industri ,dunia usaha dan pemangku kepentingan ,bukan suatu pilihan tapi kebutuhan mutlak. Lebih lanjut,Rektor Institut IPMI, menyatakan kolaborasi ini pondasi terciptanya ekosistem pendidikan tinggi yang adaptif,inovatif berkelanjutan.
Menteri Pendidikan Tinggi Sain dan Teknologi, Prof.BRIAN YULIARTO.S.T.,M.Eng,Ph.D. dalam sambutannya lokakarya yang inisiatif oleh APTISI DKI JAKARTA ini merupakan forum yang strategis pemangku kepentingan perguruan tinggi untuk mewujudkan komitmen bersama dalam membangun dan memajukan perguruan tinggi Indonesia. Perguruan tinggi di tuntut mampu bertranformasi tidak hanya pusat pembelajaran dan pengembangan ilmu pengetahuan juga sebagai pusat riset sera tidak kalah penting adalah solusi atas permasalahan masyarakat penggerak pembangunan nasional. Dikatakan untuk itu sinergi antara perguruan tinggi dan industri, perguruan tinggi dan dunia usaha dan strategi lainnya suatu keniscayaan . Kolaborasi ini pondasi utama untuk menciptakan ekosistem pendidikan Di yang relevan, unggul dan berdampak.
Pemerintah terus berkomitmen menghadirkan kebijakan yang relevan.
Rektor Universitas Islam Jakarta Prof. Raihan yang juga ketua APTISI WILAYAH DKI JAKARTA, kepada media Program menteri yang sekarang itu agar universitas yang berdampak makin harus galakkan jadi hari ini APTISI mengundang Perguruan Tinggi Swasta dalam even lokakarya Nasional untuk penguatan akreditasi melalui menciptakan kampus berdampak melalui kolaborasi kolaborasi strategis. Jadi ada Industri baik industri jasa maupun faktur hari ini bersedia ikut serta ini merupakan bes ke 3 yang diselenggarakan oleh APTISI DKI JAKARTA dan ini sesuai dengan program program pemerintah berkaitan dengan magang, program MBKM, dimana perguruan tinggi selalu ada program magang bagi mahasiswa ke perusahaan yang ikut hari ini ada ada juga program program yang dilaksanakan oleh mitra yang berkaitan dengan digitalisasi dan ilmu ilu yang sekarang berkembang yang mengarah ke dunia teknologi informasi.Raihan, berharap semua yang hadir pada lokakarya ini bisa berkolaborasi,bisa melaksanakan kerjasama sampai dalam pelaksanaan dan banyak program program yang ditawarkan oleh mitra ada yang langsung kepada mahasiswa, langsung kepada dosen untuk ikut latihan dan sebagainya.
Dalam lokakarya Nasional juga dihadiri oleh wilayah lain yaitu dari Konawe Selatan Sulawesi Tenggara, Pontianak, Surabaya, Gorontalo, Kalimantan Selatan,Bali ( As )