DKI Jakarta
47 tahun Penghargaan Donor Darah PMI DKI Jakarta
47 tahun Penghargaan Donor Darah PMI DKI Jakarta
Diusianya yang ke 80 tahun Palang Merah Indonesia terus berinovasi menjalankan misi kemanusiaan dengan terus menebar kebaikan. Dengan semangat inovasi, PMI Provinsi DKI Jakarta terus memotivasi diri mengembangkan segala layanan kemanusiaan. Semua Unit Kerja dibawah naungan PMI Provinsi DKI berupaya melakukan yang terbaik bagi masyarakat. Selain memperkuat Posko Kemanusiaan 24 Jam, tanggap bencana juga meningkatkan kualitas layanan Donor Darah. Sejak 1978 Unit Donor Darah PMI Provinsi DKI Jakarta, setiap tahun memberikan penghargaan sebagai rasa terima kasih PMI DKI Jakarta kepada pendonor aktif yang secara berkala datang untuk menyumbangkan darahnya bagi kemanusiaan sebanyak 75 kali dan 50 kali. Tahun 2025 ini dengan mengangkat Tema KEMANUSIAN DIATAS SEGALANYA dan sub tema “Dedikasi bagi Pendonor Darah Menyelamatkan Sesama”, sebanyak 200 pendonor menerima penghargaan tersebut.

Layak bagi Donor Darah Sukarela disebut Pahlawan Kemanusiaan, karena dengan kesadaran untuk menyelamatkan nyawa sesama manusia, tanpa diketahui darahnya di berikan untuk siapa dengan tidak memandang strata penerima donor. Untuk itu, acara yang diselenggarakan pada hari Rabu, 10 September 2025 di Ballroom Hotel Tavia Jakarta ini didedikasikan untuk pendonor yang sudah mencapai 75 kali dan 50 kali diharapkan dapat menjadi inspirasi kepada masyarakat lain untuk meningkatkan nilai-nilai kemanusiaan.
Pada kesempatan ini 200 penerima penghargaan yang terdiri dari 15 wanita dan 185 pria dengan donor tertua bapak Paulus Riady usia 77 tahun dan donor termuda bapak Apriansyah Ajie dengan usia 26 tahun.
Rincian penerima Penghargaan sebagai berikut :
• Golongan Darah A : 59 orang
• Golongan Darah B : 51 orang
• Golongan Darah AB : 8 orang
• Golongan Darah O : 82 orang
Ketua PMI Provinsi DKI Jakarta, H. Beky Mardani dalam sambutannya menyampaikan bahwa “kegiatan donor darah sukarela yang telah kita laksanakan secara rutin merupakan wujud nyata dari kepedulian kita terhadap sesama, melalui kegiatan ini, kita tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan darah di rumah sakit, tetapi juga ikut serta dalam membangun masyarakat yang sehat dan peduli” jelasnya.
”Selain itu penghargaan yang kita berikan hari inidapat menjadi motivasi buat para pendonor untuk terus berbagi dan menginspirasi orang lain untuk ikutberdonor darah. Mari kita jadikan kegiatan donor darahsebagai gaya hidup yang sehat dan bermanfaat”tuturnya.
Acara yang juga dihadiri oleh Wakil Gubernur bapak H. Rano Karno yang berkenan memberikan secara langsung Penghargaan nya.
Rano mengaku sangat mengapresiasi para pendonor yang dengan sukarela menyumbangkan darahnya secara rutin dan konsisten sebanyak 75 kali. Ia menilai, tindakan para pendonor itu sebagai ibadah kemanusiaan yang dilakukan dengan keteguhan hati.
“Dalam hidup ini, tidak semua orang diberi kesempatan menjadi penyelamat dan diberi keberanian untuk memberi sesuatu dari dirinya tanpa meminta balasan, tanpa berharap pujian, tanpa sorot kamera dan tepuk tangan,” tutur Rano.
Dalam sambutannya, ketua Umum PMI H.M. Yusuf Kalla menekankan dalam situasi Indonesia saat ini dalam darurat bencana, seluruh jajaran pengurus PMI nenerapkan Siaga Bencana. Semua unit yang kita miliki, kita kerahkan. Jakarta sebagai pusat kesehatan Nasional, menjadi tujuan rujukan pasien seluruh daerah. Untuk mengantisipasi kondisi tersebut berharap PMI DKI Jakarta dapat menyediakan stok darah untuk kebutuhan Rumah Sakit baik di Jakarta dan luar Jakarta.
Dikesempatan itu, tokoh yang akrab dipanggil JK mengucapkan terima kasih kepada para pendonordarah yang rutin menyumbangkan darahnya dan juga turut mengapresiasi kepada PMI DKI Jakarta karena telah berkontribusi dalam penyediaan kantong darah sebanyak 1.200 per hari.